Penguatan Layanan Hipertensi di Puskesmas Kabupaten Semarang Bersama ADINKES

Kabupaten Semarang – Dalam rangka memperkuat pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan pengendalian hipertensi, telah dilaksanakan kegiatan Audiensi dan Penguatan Layanan Hipertensi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) pada Selasa, 1 September 2026 pukul 08.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), dan Resolve to Save Lives (RTSL-USA) dalam mendukung penguatan pelaksanaan pedoman layanan hipertensi di Puskesmas.

Penguatan layanan dilakukan melalui pelatihan Puskesmas, supervisi dan monitoring oleh Dinas Kesehatan bersama Technical Assistance (TA), asistensi sistem informasi, koordinasi dan evaluasi rutin, serta dukungan tensimeter tervalidasi secara terbatas. Selain itu, Puskesmas juga didorong untuk terlibat dalam event nasional ADINKES sebagai bagian dari penguatan jejaring dan pembelajaran bersama.

Berdasarkan data Januari–Juli 2026, sasaran skrining hipertensi pada penduduk usia >15 tahun sebanyak 873.024 jiwa dengan target 70%. Hingga periode tersebut, telah dilakukan skrining terhadap 438.456 jiwa (50,22%).

Sementara itu, hipertensi terkendali didefinisikan sebagai individu yang terdaftar dalam tatalaksana hipertensi di fasilitas kesehatan dengan tekanan darah <140/90 mmHg pada kunjungan klinis terakhir. Dari sasaran penduduk usia >15 tahun sebanyak 873.024 jiwa, target berdasarkan diagnosis dan prevalensi sebesar 42.778 jiwa, dengan target 35% sebanyak 14.972 jiwa. Capaian hipertensi terkendali mencapai 10.424 jiwa (24,37%).

Melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan, ADINKES, RTSL-USA, Puskesmas, dan pemangku kepentingan terkait, penguatan layanan diharapkan dapat memperluas cakupan skrining sekaligus meningkatkan pengelolaan dan pengendalian hipertensi secara berkelanjutan di Kabupaten Semarang.